Kebiasaan-Kebiasaan Berikut Bisa Merusak Mesin Cuci Anda. Apa Saja Itu?

Kebiasaan-Kebiasaan Berikut Bisa Merusak Mesin Cuci Anda. Apa Saja Itu?

Hallo, sahabat Harum !
Dunia laundry memang tidak pernah bisa luput dari aktivitas sehari-hari, khususnya mesin cuci.

Mesin cuci merupakan peralatan rumah tangga yang sangat bermanfaat untuk membantu pekerjaan rumah. Namun, kerap kali penggunaan maupun perawatan yang salah membuat mesin cuci justru menjadi cepat rusak bahkan tidak bisa berfungsi lagi dengan baik. Padahal keberadaan mesin cuci sangat dibutuhkan di dalam aktivitas rumah tangga.

Agar mesin cuci bisa awet lebih lama, tentu sahabat Harum perlu memperhatikan perawatannya. Perawatan mesin cuci bisa dibilang susah-susah gampang. Cara pemakaian juga ternyata sangat berpengaruh. Saat menjalani aktivitas sehari-hari seringkali membuat kita luput memperhatikan hal kecil yang ternyata berdampak besar. Contohnya seperti merawat mesin cuci.

Benda yang membantu pekerjaan kita sehingga pakaian kembali bersih dan dapat kering dengan cepat ini memang seringkali terabaikan perawatannya meski sering digunakan. Ketika mesin tiba-tiba mengalami kerusakan, biasanya Anda pun langsung panik.

Untuk itu sebelum terlambat mari hindari beberapa kebiasaan buruk ini agar mesin cuci tetap awet dan mampu bertahan hingga bertahun-tahun.

1. Tidak membuka pintu mesin cuci ketika proses pengisian air

Membiarkan pintu mesin cuci terbuka ketika proses pencucian ternyata memberikan beberapa manfaat. Seperti misalnya berguna untuk menghindari suhu lembab yang memicu pertumbuhan jamur. Cara ini juga terbukti membuat interior mesin cuci Anda lebih harum dan segar.

2. Tidak pernah membersihkan saringan air (filter)

Di dalam interior mesin cuci terdapat komponen filter air yang berfungsi untuk menyaring kotoran dan noda sisa proses pencucian. Untuk perawatan filter Anda bisa menariknya keluar dengan mudah lalu mencucinya dengan cara menyikat dan membilas dengan air yang bersih. Dengan membersihkan saringan air ini maka mesin cuci bisa bekerja lebih maksimal dalam membersihkan pakaian Anda.

3. Tidak membersihkan mesin cuci dengan air panas

Saat kita selesai mencuci pastinya terdapat sisa deterjen yang menempel di interior mesin cuci. Hal ini bisa membuat kerja pada mesin cuci menjadi lebih berat dan menumpuk bahkan tak jarang bisa menjadi tempat berkembangnya jamur. Membersihkan mesin cuci dengan air panas setidaknya seminggu sekali sangat ampuh mematikan kuman dan kotoran. Cara ini juga bisa mengembalikan kesegaran mesin cuci Anda.

4. Lupa untuk membersihkan kotak deterjen

Di dalam mesin cuci terdapat kotak tempat mengisi deterjen atau pelembut pakaian yang bisa dibuka dan ditutup. Apabila wadah ini tidak dibersihkan secara teratur bisa tersumbat dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Pastikan sahabat Harum membersihkannya dengan air hangat agar cepat dan efektif mengusir deterjen yang lengket pada wadah tersebut.

5. Mengisi tabung cuci dengan pakaian melebihi kapasitas (overload)

Salah satu kesalahan yang harus sahabat hindari adalah memaksakan mesin cuci bekerja berat hingga melebihi kapasitas tampungnya. Ini menyebabkan kerusakan pada mesin dalam jangka panjang dan pakaian Anda juga tidak bisa dibersihkan secara maksimal. Harum Laundry memiliki sedikit tips agar lebih maksimal dalam mencuci pakaian kotor, yakni dengan memberi ruang kosong setidaknya 25% pada tabung cuci agar kerja mesin menjadi lebih ringan.

6. Lupa untuk memeriksa saku baju atau celana

Ketika akan memasukan baju ke dalam mesin cuci, perhatikanlah apakah di saku baju atau celana kita terdapat logam, kertas, jarum, dll. Karena seringkali benda itu lah masuk ke dalam mesin cuci bahkan ikut tercuci. Jika benda tersebut masuk dan tercuci, maka lama-kelamaan benda tersebut dapat bersifat merusak. Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika sahabat Harum membiasakan untuk memeriksa terlebih dahulu pakaian yang akan dimasukan ke dalam mesin cuci, sebelum akhirnya dicuci.

7. Pakaian yang akan dicuci langsung dimasukkan secara asal-asalan

Jangan pernah memasukan pakaian kotor begitu saja ke dalam mesin cuci. Ketika saat pakaian tersebut terbelit atau terlipat, usahakan sahabat Harum merapikannya terlebih dahulu hingga pakaian dalam keadaan terbuka. Selain bisa membuat pencucian tidak maksimal, kondisi pakaian yang terlipat juga akan mengganggu kinerja mesin cuci itu sendiri.

8. Mencampurkan berbagai jenis material pakaian dalam satu proses pencucian

Sahabat Harum, jangan sering mencampurkan semua jenis bahan sekaligus dalam satu kali pencucian. Misalnya dalam mencuci jeans harus dibedakan dengan bahan lain yang lembut. Karena hal ini dapat merusak bahan yang dicuci dan juga dapat merusak mesin cuci.

9. Malas untuk merawat mesin cuci

Sama seperti hewan peliharaan, mesin cuci juga perlu untuk dirawat lho, sahabat Harum. Apabila selesai menggunakan mesin cuci, sebaiknya Anda tidak lupa untuk membersihkannya. Cek saluran pembuangan dan bersihkan juga filternya seperti yang sudah dijelaskan di atas. Jika tidak, hal tersebut akan menggangu kinerja mesin cuci. Sebab kotoran yang tersumbat, akan memaksa mesin untuk bekerja lebih ekstra. Menumpuknya kotoran juga bisa menimbulkan penyakit lantaran dapat memancing bakteri serta kuman.

10. Lupa untuk mematikan stop kontak dan arus air (kran air)

Ini dia yang seringkali kita lupakan. Jika hal ini sudah terjadi, maka kita akan rugi secara material berupa arus daya listrik dan air tetap mengalir. Akibatnya akan terjadi pemborosan/pembuangan yang sia-sia walaupun tidak terpakai.

Kesimpulannya, jangan sampai hal kecil seperti ini kita lakukan lagi ya. Karena kebiasaan-kebiasaan di atas jika terus menerus terjadi, kita akan menjadi pribadi yang boros dan tak memiliki kepeduliaan dengan sekitar. Jika kita lebih hati hati lagi, secara tidak langsung kita juga sudah mendukung program pemerintah dalam langkah penghematan listrik dan air.

Nah, sekarang sudah jelas kan.?
Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

+6285-200-300-319

Telp. (0335) 429 150

Copyright ©2019 | Harum Laundry Probolinggo