Ramadhan Sale Diskon 20% Cuci Sepatu

Ramadhan Sale Diskon 20% Cuci Sepatu

Ramadhan Sale Diskon 20%

Cegah bau kaki dengan mencuci sepatu!
Ramadhan Sale Diskon 20% untuk layanan Cuci Segala Jenis Sepatu.
 
Yuk digasskan!! Berlaku tanggal 28-30 April 2021
Buruan bawa sepatu kotormu ke outlet kami!
 
Outlet kami :
▶ Harum Laundry
Jl. Dr. Sutomo, 193 (depan toko Juni Elektronik)
📞 082330357309 (Telp/Whatsapp)
📞 085200300319 (Telp/Whatsapp)
 
Tetap perhatikan protokol kesehatan ya!

PEMENANG GIVE AWAY HARUM 2021

SAMBUT RAMADHAN PENUH BERKAH

Selamat!!!
Pemenang GiveAway Harum 2021

Hallo Sahabat Harum, siapa yang lagi nungguin pengumumannya nih?
Pasti kamu yaa, hayoo ngaku deh hehe😁

Mimin mau ngucapin makasih nih atas partisipasi dan apresiasinya ya.
Berikut ini 4 pemenang GiveAway Harum 2021, yaitu

widiyakrisiyana
@hasanatulfahmi
@jaihnuri
@arsdp0797

Selamat ya, Pemenang akan mendapatkan hadiah GRATIS CUCI SEPATU
Voucher hadiah akan kami kirimkan melalui whatsapp pemenang (Silakan kirim nomor whatsapp Anda melalui DM instagram kami)

Yuhuu😚😚

Pemilihan pemenang berdasarkan kesepakatan dari tim Harum Laundry Probolinggo sesuai dengan syarat & ketentuan GiveAway Harum 2021.

Eitss, yang belum menang atau bahkan belum sempat ikutan jangan bersedih ya.
Karena kami akan mengadakan event-event yang pastinya tidak kalah menarik untuk Sahabat ikuti.

Jadi tetap stay tune ya di website dan media sosial kami😉
See you!

Follow kami :
@laundryprobolinggo
@laundryprobolinggo
@laundryprobolinggo

give away harum 2021, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, laundry probolinggo, laundry premium probolinggo, jasa laundry di probolinggo, laundry profesional probolinggo, giveaway indonesia
PEMENANG 1
give away harum 2021, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, laundry probolinggo, laundry premium probolinggo, jasa laundry di probolinggo, laundry profesional probolinggo, giveaway indonesia
PEMENANG 2
give away harum 2021, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, laundry probolinggo, laundry premium probolinggo, jasa laundry di probolinggo, laundry profesional probolinggo, giveaway indonesia
PEMENANG 3
give away harum 2021, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, laundry probolinggo, laundry premium probolinggo, jasa laundry di probolinggo, laundry profesional probolinggo, giveaway indonesia
PEMENANG 4

GIVE AWAY BERKAH RAMADHAN

SAMBUT RAMADHAN PENUH BERKAH

🔥 GIVE AWAY HARUM 2021 🔥
Yuk sambut Ramadhan dengan Penuh Berkah
Sebagai layanan laundry yang sudah eksis selama 10tahun di Kota Probolinggo, kami akan berbagi kebahagiaan dengan memberikan Hadiah GRATIS CUCI SEPATU lho!!!😁
 
Nah, nantinya hadiah ini untuk 10 orang pemenang ya.
Gimana? Masih kurang??
 
Oke oke tenang, kami akan tambahkan bonus voucher DISKON 50% bagi 10 orang juga😇
 
Jadi bakal ada 20 orang beruntung yang akan kami manjakan 😊😊
Yuk ikutan gaess!!
GiveAway-nya dimulai tanggal 1 – 11 April 2021
 
Adapun syarat dan ketentuan GiveAway :
1. Peserta wajib menggunakan akun pribadi (akun ig tidak boleh diprivate)
 
2. Wajib follow instagram @laundryprobolinggo (wajib!)
 
3. Buat instagram story dengan pilihan :
*Foto di outlet kami (Jalan Dr. Soetomo, 193 depan toko Juni Elektronik), atau
*Foto dengan kurir kami
 
(Contoh foto bisa dilihat di bawah atau buat sesuai kreativitasmu sendiri yah)
 
4. Tag instagram kami @laundryprobolinggo dan teman kamu (minimal 3 orang) dengan memakai hashtag #giveawayharum2021
 
5. Spam like di semua postingan instagram @laundryprobolinggo
 
6. Jika sudah, komen “done” di postingan instagram ini (https://www.instagram.com/p/CNFGtdsJoKw/?utm_source=ig_web_copy_link)
 
Peserta yang dinyatakan pemenang adalah peserta yang mengikuti semua rules GiveAway-nya ya (no excuse!)
Pemenang akan diumumkan tanggal 13 April 2021
Jangan sampai ketinggalan ya gaess!!
Good Luck 😁😁
Tetap perhatikan protokol kesehatan ya!
_
cuci sepatu murah probolinggo, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, jasa laundry di probolinggo, giveaway spesial ramadhan, laundry bagus di probolinggo, laundry di probolinggo, laundry probolinggo, laundry profesional probolinggo, laundry sepatu probolinggo, mawar laundry probolinggo, wiranas laundry probolinggo, mawar laundry probolinggo
CONTOH 1 (DI OUTLET)
cuci sepatu murah probolinggo, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, jasa laundry di probolinggo, giveaway spesial ramadhan, laundry bagus di probolinggo, laundry di probolinggo, laundry probolinggo, laundry profesional probolinggo, laundry sepatu probolinggo, mawar laundry probolinggo, wiranas laundry probolinggo, mawar laundry probolinggo
CONTOH 2 (DI OUTLET)
cuci sepatu murah probolinggo, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, jasa laundry di probolinggo, giveaway spesial ramadhan, laundry bagus di probolinggo, laundry di probolinggo, laundry probolinggo, laundry profesional probolinggo, laundry sepatu probolinggo, mawar laundry probolinggo, wiranas laundry probolinggo, mawar laundry probolinggo
CONTOH 3 (DI OUTLET)
cuci sepatu murah probolinggo, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, jasa laundry di probolinggo, giveaway spesial ramadhan, laundry bagus di probolinggo, laundry di probolinggo, laundry probolinggo, laundry profesional probolinggo, laundry sepatu probolinggo, mawar laundry probolinggo, wiranas laundry probolinggo, mawar laundry probolinggo
CONTOH DENGAN KURIR
cuci sepatu murah probolinggo, cuci sepatu probolinggo, harum laundry probolinggo, jasa cuci sepatu probolinggo, jasa laundry di probolinggo, giveaway spesial ramadhan, laundry bagus di probolinggo, laundry di probolinggo, laundry probolinggo, laundry profesional probolinggo, laundry sepatu probolinggo, mawar laundry probolinggo, wiranas laundry probolinggo, mawar laundry probolinggo
CONTOH 4 (DI OUTLET)
Berikut Ini Tips-Tips Agar Mesin Cuci Menjadi Lebih Awet!

Berikut Ini Tips-Tips Agar Mesin Cuci Menjadi Lebih Awet!

Mesin cuci adalah perangkat elektrik yang sangat bermanfaat bagi kita. Jika mesin cuci tiba-tiba bermasalah, kita akan pusing memikirkannya. Cucian kita akan menumpuk karena waktu kita yang terbatas antara waktu kerja dan waktu berkumpul bersama keluarga. Seiring perkembangan zaman, teknologi yang semakin canggih ini membuat pencucian pakaian menjadi semakin cepat dan praktis dengan adanya mesin cuci.

Akan tetapi sebagian besar dari kita saat mencuci menggunakan mesin cuci dengan sembarangan. Penggunaan seperti inilah yang membuat mesin cuci mudah rusak. Agar mesin cuci milik sahabat Harum lebih awet ada hal-hal yang perlu kita perhatikan. Berikut tips-tips jitu untuk hal tersebut:

1. Bacalah buku manual petunjuk pemakaian

Ini adalah langkah awal yang perlu ditanamkan dalam diri kita. Dengan membaca buku petunjuk, kita akan mengerti bagaimana cara kerja dan pengoperasian mesin cuci tersebut dengan baik.

2. Tempatkan mesin cuci Anda dengan baik.

Usahakan lokasi penempatan mesin cuci sahabat pada area yang datar, kering, dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Berikan jarak antara mesin cuci dengan dinding ataupun benda lainnya. Karena getaran mesin cuci akan menyebabkan gesekan antara mesin cuci dengan benda yang menempel padanya. Hal ini akan merusak bagian luar mesin cuci Anda.

3. Saat mencuci pakaian pastikan mesin cuci tidak overload!

Mayoritas kita saat menggunakan mesin cuci pernah bahkan sering memasukkan begitu banyak cucian ke dalam mesin cuci. Hal inilah yang akan membebani motor listrik. Jika dilakukan secara terus menerus, motor listrik akan rusak. Pakaian sahabat Harum juga akan cepat rusak karena tersangkut dan saling terbelit. Agar lebih sempurna alangkah baiknya bacalah buku manual terlebih dahulu untuk mengetahui berapa kapasitas maksimal dari mesin cuci tersebut. Usahakan beban cuciannya di bawah kapasitas maksimalnya.

4. Kosongkan kantung pakaian Anda!

Sahabat Harum, pastikanlah untuk mengosongkan saku pakaian. Karena benda-benda kecil seperti koin, bolpen, korek api, bahkan kertas yang terbawa masuk akan berpotensi menyumbat saluran buang mesin cuci. Hal ini dapat merusak sistem pembuangan dan silinder mesin cuci Anda.

5. Baliklah pakaian kotor Anda.

Sebelum cucian dimasukkan ke dalam mesin cuci, usahakan untuk membalik pakaian terlebih dahulu. Maksudnya sisi dalam pakaian dibalik hingga berada di luar. Hal ini bertujuan agar kancing pakaian, ritsleting, dan ornamen lainnya tidak akan tersangkut dan menggores permukaan dalam silinder mesin cuci. Begitupun dengan pakaian sahabat Harum juga awet.

6. Hindarilah pakaian yang sangat kotor.

Pakaian yang sangat kotor akan mengotori dan berpotensi menimbulkan kerak pada mesin cuci. Kotoran tersebut juga akan menyumbat saluran pembuangan mesin cuci. Pisahkan pakaian yang sangat kotor tersebut kemudian rendam dan cucilah menggunakan tangan terlebih dahulu secara terpisah. Baru setelah itu dicuci sekali lagi dengan mesin cuci.

7. Gunakan kantung cucian (laundry bag)!

Pisahkan pakaian-pakaian untuk bepergian dan pakaian yang memiliki ornamen-ornamen. Kemudian  masukkan ke dalam kantung cucian. Barulah kemudian dimasukkan ke dalam mesin cuci, sehingga tidak rusak karena tersangkut atau terbelit pakaian lain. Hal ini untuk menjaga keawetan pakaian dan juga mesin cuci Anda.

laundry probolinggo, jasa cuci laundry probolinggo, cuci pakaian probolinggo, jasa laundry probolinggo, jasa laundry terdekat, laundry yang bagus di probolinggo, cuci sepatu probolinggo, laundry sepatu terdekat, jasa cuci sepatu yang bagus, laundry kilat probolinggo, laundry kiloan probolinggo, jasa laundry ambil antar probolinggo

8. Gunakan sabun deterjen khusus mesin cuci.

Gunakanlah deterjen yang sesuai dengan jenis mesin cuci sahabat Harum. Jangan lupa untuk menggunakan deterjen sesuai takaran. Hal ini agar tidak terjadi kerak sabun ataupun sumbatan pada saluran pembuangan mesin cuci Anda. Jumlah takaran deterjen dapat sahabat baca pada buku manual atau pada label kemasan sabun deterjen tersebut.

9. Gunakan setting mode mencuci normal sesuai jenis pakaian Anda.

Saat mencuci sprei, celana jeans, dan jaket, pastikan memilih setting “mode normal”. Hal ini bertujuan agar motor listrik mesin cuci Anda dapat lebih awet. Mengingat mencuci dengan bahan tersebut akan lebih berat bobotnya saat basah dibandingkan dengan pakaian lain.

 

Usahakan tips-tips di atas ini selalu Anda lakukan secara rutin dan tentunya nanti akan menjadi kebiasaan guna membuat mesin cuci sahabat Harum menjadi lebih awet.

Semoga bermanfaat!

Hindari Kesalahan Berikut Ini Saat Menjemur Pakaian!

Hindari Kesalahan Berikut Ini Saat Menjemur Pakaian!

Mencuci pakaian merupakan hal yang sangat mudah di zaman modern ini karena sudah ada mesin cuci berteknologi tinggi dengan sejumlah pengaturan dan pengairan secara otomatis yang sangat membantu. Sahabat Harum hanya perlu memasukkan pakaian dan deterjen ke dalam mesin cuci tersebut, kemudian saat proses pencucian sudah selesai, kita dengan mudah dapat menjemur pakaian.

Jika dipikir, menjemur pakaian saat mulai dari mengeluarkan pakaian dari mesin cuci lalu menggantungnya di tempat terbuka yang terpapar sinar matahari itu sangatlah mudah. Akan tetapi, kenyataannya tidak semudah yang kita pikirkan, mengapa? Karena sebagian besar dari kita salah saat menjemur pakaian sehingga dapat membuat warna pakaian cepat pudar dan bahannya menjadi melar.

Oleh karena itu, Harum Laundry akan berbagi tips dalam menghindari kesalahan saat menjemur pakaian. Apa saja kesalahan umum yang harus kita hindari saat menjemur pakaian, antara lain sebagai berikut :

1. Menjemur pakaian dalam dengan kondisi terbalik.

Mayoritas kita akan mencuci pakaian dalam kondisi terbalik dan menjemurnya dalam kondisi yang sama pula. Untuk pakaian biasa, menjemur seperti ini memang bisa mencegah pemudaran warna. Lain halnya dengan pakaian dalam, debu dan kuman akan lebih mudah menempel dan berkembang saat menjemur dengan keadaan terbalik. Tak jarang akan memicu penyakit kulit, terutama bagi yang berkulit sensitif.

Jadi sahabat Harum, mulai sekarang biasakan untuk menjemur pakaian dalam dengan kondisi seperti saat digunakan (tidak terbalik). Jika pakaian sudah kering, langsung dilipat dan simpan di lemari pakaian.

2. Menjemur pakaian biasa dengan kondisi tanpa dibalik.

Di atas sudah disampaikan bahwa menjemur pakaian biasa harus dalam kondisi terbalik, yakni bagian dalam di luar dan bagian luar di dalam. Cara ini bisa memperlambat pemudaran warna dan sablon pada pakaian tersebut, apalagi ketika matahari sedang bersinar sangat terik. Sayangnya, ada beberapa orang yang malas membalik pakaiannya dan menjemurnya begitu saja.

Untuk sahabat Harum yang merasa warna pakaiannya cepat pudar, mari ubah kebiasaan lama dan perbaiki kesalahan saat menjemur pakaian karena belum tentu kesalahan terletak pada bahan pakaiannya.

3. Tidak langsung menjemur pakaian setelah selesai mencuci

Selesai mencuci pasti kebanyakan dari kita merasa malas dan akhirnya menunda untuk menjemur pakaian setelah proses pencucian selesai. Kami sarankan agar mengubah kebiasaan ini karena pakaian akan menjadi kusut dan berbau apek karena putaran mesin cuci yang sangat cepat ketika proses pengeringan pakaian.

Jika tidak segera dijemur, udara panas akan terkumpul di dalam mesin cuci dan pakaian akan menjadi lembap kembali. Kalau sahabat sudah mendengar bunyi timer yang menandakan mesin cuci sudah selesai mencuci, langsung jemur pakaian dan rapikan sebisa mungkin serat-serat pakaian yang kusut.

4. Tidak memperhatikan panasnya matahari

Sinar matahari yang terik memang dibutuhkan agar proses menjemur pakaian berlangsung cepat. Namun, jika sinar matahari terlalu panas bahan pakaian tertentu akan mudah mengeras, warna pakaian menjadi cepat pudar, dan bagian sablon juga akan mengelupas dengan mudah.

Sebaiknya, sahabat Harum mencari tempat menjemur pakaian yang agak teduh seperti di bawah naungan pohon, di halaman rumah, atau di loteng yang beratapkan asbes bening.

5. Menjemur pakaian yang berbahan melar menggunakan gantungan

Menjemur pakaian yang berbahan melar seperti sweater memang membutuhkan waktu yang lama dan seringkali kita saat menjemurnya sama halnya seperti menjemur pakaian biasa dengan cara digantung pada gantungan baju (hanger) atau dijepit di tali jemuran. Kesalahan cara menjemur seperti ini akan membuat jenis pakaian tersebut melar pada bagian bahu dan bagian bawah.

Cara yang paling tepat untuk menjemur pakaian berbahan melar adalah dengan memasukkannya dengan kondisi dilipat ke dalam jaring laundry. Air bisa menetes keluar dan serat pakaian akan tetap terjaga. Jika tidak ada jaring laundry, gunakan jemuran handuk dan lebarkan jenis pakaian ini pada tiang-tiangnya.

Sangat disayangkan jika pakaian kesayangan kita rusak begitu saja hanya karena cara menjemurnya ternyata salah. Untuk itu mari mulai sekarang ubah kebiasaan lama dan hindari kesalahan-kesalahan di atas agar pakaian tetap bagus dan terjaga (awet).

Inilah Mengapa Perlu Merendam Pakaian Saat Sedang Mencuci Dengan Tangan

Inilah Mengapa Perlu Merendam Pakaian Saat Sedang Mencuci Dengan Tangan

Di dalam kegiatan sehari-hari kita banyak bergerak dengan anggota tubuh kita. Hal ini membuat tubuh kita akan mengeluarkan keringat. Tidak bisa dipungkiri bahwa keringat akan menempel pada pakaian kita. Keringat yang bercampur dengan debu akan menyebabkan bakteri tumbuh akhirnya membuat baju menjadi kotor dan bau tak sedap. Yang harus kita lakukan adalah mencucinya agar bersih dan bisa dipakai kembali.

Sebelum mencuci pakaian, apakah sahabat Harum biasanya merendam pakaian di air bersih terlebih dahulu?
Terkadang juga menambahkan sedikit deterjen pada rendaman pakaian tersebut, kan? Namun, tahukah sahabat apakah yang akan terjadi ketika pakaian direndam dengan air dan sedikit deterjen?
Dan mengapa kita perlu untuk merendam pakaian sebelum dicuci menggunakan tangan?

Perawatan pakaian saat mencuci sangat diperlukan untuk menjaga pakaian agar tetap awet dan lembut. Akan tetapi, seringkali kita menemukan kendala saat mau membersihkan noda atau kotoran pada pakaian. Noda tersebut susah hilang meskipun pakaian sudah dikucek berkali-kali. Oleh karena itu, sahabat perlu merendam pakaian kotor tersebut dengan air bersih dan sedikit deterjen.

Saat perendaman, deterjen akan menguraikan noda pada serat-serat kain, sehingga sahabat Harum dapat dengan mudah mencuci baju kotor tersebut. Merendam pakaian sebelum mencuci dengan tangan memiliki tujuan penting, yakni untuk memudahkan kita saat proses mencuci. Melalui perendaman tersebut, noda akan lebih cepat dibersihkan dan sahabat tidak perlu menguceknya berkali-kali.
Berikut ini cara yang benar dalam mencuci pakaian dengan tangan bersama dengan proses perendamannya, antara lain:

  • Siapkan ember yang sudah diisi dengan air bersih
  • Masukkan pakaian kotor sahabat
  • Tuangkan sedikit deterjen ke dalam ember tersebut
  • Aduk pakaian untuk melarutkan deterjen dan diamkan kurang lebih 1-2 jam
  • Setelah melalui proses perendaman, kucek pakaian hingga berbusa
  • Kemudian bilaslah pakaian hingga bersih (tambahkan pelembut pakaian jika dirasa perlu)
  • Lalu, jemurlah pakaian hingga kering

Ketika sahabat Harum merendam pakaian, sebaiknya pisahkan pakaian-pakaian tersebut sesuai warnanya. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi jika salah satu pakaian ada yang mudah kelunturan saat direndam dan dapat mengotori pakaian lainnya. Usahakan selalu lakukan perendaman pakaian sebelum mencuci baju dengan menggunakan tangan. Karena akan sangat membantu sahabat Harum dalam merawat dan membersihkan pakaian.

Terima Kasih. Semoga bermanfaat!

Cara Tepat Agar Pakaian Tetap Wangi Setelah Dicuci

Cara Tepat Agar Pakaian Tetap Wangi Setelah Dicuci

Sahabat Harum, kebanyakan dari kita tidak percaya diri jika penampilan kurang menarik, terutama kaum wanita. Diantaranya yaitu penampilan pakaian yang menjadi daya tarik saat kita hendak bepergian. Pakaian yang harum dan tidak apek akan membuat Anda merasa nyaman dan lebih percaya diri saat mengenakannya. Masalahnya, mencuci pakaian agar wangi tidak hanya tergantung pada deterjen yang Anda gunakan saja, proses pencucian pakaian pun sangat berpengaruh terhadap hasil akhir cucian dan aroma dari pakaian itu sendiri.

Jika sahabat melewati atau tidak melakukan langkah-langkah tepat saat mencuci, maka percuma saja. Untuk itu Harum Laundry akan berbagi informasi bagaimana cara agar pakaian kita tetap wangi meskipun setelah dicuci. Nah berikut cara-cara yang ampuh agar pakaian tetap wangi saat setelah dicuci, antara lain :

1. Segera rendam pakaian yang akan dicuci

Misal pakaian sahabat yang baru saja selesai dikenakan sudah basah karena keringat atau tersiram air, segera mungkin rendam pakaian tersebut ditambah satu sendok teh deterjen bubuk. Jika Anda membiarkan pakaian lembap tergeletak begitu saja, pakaian akan menjadi lembap dan aromanya semakin tak sedap (apek).
Tak perlu merendamnya semalaman, cukup 1-2 jam dan deterjen akan langsung mengangkat aroma tak sedap dari pakaian Anda.

2. Setelah dicuci, langsung jemur

Setelah memeras sisa air bilasan dengan mesin cuci, jangan terlalu lama meninggalkan cucian di dalam mesin pengering. Segeralah jemur pakaian di bawah sinar matahari. Menjemur pakaian di bawah sinar matahari akan menghilangkan bakteri.

Catatan : menggunakan mesin pengering tidak menjamin pakaian tersebut kering 100%. Saat Anda memegangnya, Anda akan merasakan jika keringnya baru sebagian, tidak menyeluruh.

3. Gunakan deterjen secukupnya

Gunakan deterjen sesuai dengan takaran yang disarankan. Jangan lupa pertimbangkanlah deterjen yang sudah Anda gunakan untuk merendam. Misalnya, jika sebelum dicuci sahabat Harum merendam pakaian dan menambahkan deterjen sebanyak satu sendok teh, berarti saat mencucinya Anda hanya cukup menambahkan deterjen tak lebih dari dua sendok makan. Pemakaian deterjen yang terlalu banyak akan menghambat proses pembilasan dan sisa-sisa deterjen yang tidak terbilas sempurna bisa memicu bau tidak sedap (apek).

4. Keluarkan pakaian setelah selesai dicuci

Ketika sahabat Harum selesai mencuci menggunakan mesin cuci, jangan pernah membiarkan pakaian yang sudah bersih terendam lama di dalam mesin cuci yang dipenuhi air berbusa kotor. Hal ini akan membuat kotoran kembali menempel di cucian Anda.

5. Gunakanlah pewangi setelah bilasan terakhir

Saat ingin menggunakan pewangi pada bilasan terakhir, jangan langsung campurkan pewangi atau pelembut pakaian di dalam pakaian yang sedang dicuci di dalam mesin. Campuran deterjen dan pewangi justru akan membuat aromanya menjadi tak segar. Sebaiknya gunakan pewangi setelah selesai melakukan pembilasan terakhir yang dimana tak ada lagi busa yang menempel di pakaian.

6. Jangan campur cucian dengan handuk

Maksudnya, handuk yang sudah dipakai cenderung terasa lembap. Sehingga saat dicuci secara bersamaan, sisa kotoran yang ada di handuk berisiko pindah ke pakaian lainnya. Saran dari kami yaitu, cucilah handuk secara terpisah dan jangan selalu menggunakan pewangi karena akan mengurangi daya serap handuk.

7. Peduli akan perawatan mesin cuci agar tidak mudah rusak

Setelah mesin cuci digunakan dan air bekas cucian di dalamnya dikeluarkan, jangan pernah sahabat langsung menutup pintu atas mesin. Biarkan mesin cuci dalam keadaan terbuka hingga bagian dalamnya kering. Bersihkan tabungnya juga termasuk penyaringnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri tumbuh di dalamnya.

 

Itulah poin-poin penting dari Harum Laundry untuk sahabat guna membuat pakaian tetap terasa wangi meskipun setelah dicuci. Semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat dan menjadi referensi untuk masalah cucian.
Sukses selalu!

Kebiasaan-Kebiasaan Berikut Bisa Merusak Mesin Cuci Anda. Apa Saja Itu?

Kebiasaan-Kebiasaan Berikut Bisa Merusak Mesin Cuci Anda. Apa Saja Itu?

Hallo, sahabat Harum !
Dunia laundry memang tidak pernah bisa luput dari aktivitas sehari-hari, khususnya mesin cuci.

Mesin cuci merupakan peralatan rumah tangga yang sangat bermanfaat untuk membantu pekerjaan rumah. Namun, kerap kali penggunaan maupun perawatan yang salah membuat mesin cuci justru menjadi cepat rusak bahkan tidak bisa berfungsi lagi dengan baik. Padahal keberadaan mesin cuci sangat dibutuhkan di dalam aktivitas rumah tangga.

Agar mesin cuci bisa awet lebih lama, tentu sahabat Harum perlu memperhatikan perawatannya. Perawatan mesin cuci bisa dibilang susah-susah gampang. Cara pemakaian juga ternyata sangat berpengaruh. Saat menjalani aktivitas sehari-hari seringkali membuat kita luput memperhatikan hal kecil yang ternyata berdampak besar. Contohnya seperti merawat mesin cuci.

Benda yang membantu pekerjaan kita sehingga pakaian kembali bersih dan dapat kering dengan cepat ini memang seringkali terabaikan perawatannya meski sering digunakan. Ketika mesin tiba-tiba mengalami kerusakan, biasanya Anda pun langsung panik.

Untuk itu sebelum terlambat mari hindari beberapa kebiasaan buruk ini agar mesin cuci tetap awet dan mampu bertahan hingga bertahun-tahun.

1. Tidak membuka pintu mesin cuci ketika proses pengisian air

Membiarkan pintu mesin cuci terbuka ketika proses pencucian ternyata memberikan beberapa manfaat. Seperti misalnya berguna untuk menghindari suhu lembab yang memicu pertumbuhan jamur. Cara ini juga terbukti membuat interior mesin cuci Anda lebih harum dan segar.

2. Tidak pernah membersihkan saringan air (filter)

Di dalam interior mesin cuci terdapat komponen filter air yang berfungsi untuk menyaring kotoran dan noda sisa proses pencucian. Untuk perawatan filter Anda bisa menariknya keluar dengan mudah lalu mencucinya dengan cara menyikat dan membilas dengan air yang bersih. Dengan membersihkan saringan air ini maka mesin cuci bisa bekerja lebih maksimal dalam membersihkan pakaian Anda.

3. Tidak membersihkan mesin cuci dengan air panas

Saat kita selesai mencuci pastinya terdapat sisa deterjen yang menempel di interior mesin cuci. Hal ini bisa membuat kerja pada mesin cuci menjadi lebih berat dan menumpuk bahkan tak jarang bisa menjadi tempat berkembangnya jamur. Membersihkan mesin cuci dengan air panas setidaknya seminggu sekali sangat ampuh mematikan kuman dan kotoran. Cara ini juga bisa mengembalikan kesegaran mesin cuci Anda.

4. Lupa untuk membersihkan kotak deterjen

Di dalam mesin cuci terdapat kotak tempat mengisi deterjen atau pelembut pakaian yang bisa dibuka dan ditutup. Apabila wadah ini tidak dibersihkan secara teratur bisa tersumbat dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Pastikan sahabat Harum membersihkannya dengan air hangat agar cepat dan efektif mengusir deterjen yang lengket pada wadah tersebut.

5. Mengisi tabung cuci dengan pakaian melebihi kapasitas (overload)

Salah satu kesalahan yang harus sahabat hindari adalah memaksakan mesin cuci bekerja berat hingga melebihi kapasitas tampungnya. Ini menyebabkan kerusakan pada mesin dalam jangka panjang dan pakaian Anda juga tidak bisa dibersihkan secara maksimal. Harum Laundry memiliki sedikit tips agar lebih maksimal dalam mencuci pakaian kotor, yakni dengan memberi ruang kosong setidaknya 25% pada tabung cuci agar kerja mesin menjadi lebih ringan.

6. Lupa untuk memeriksa saku baju atau celana

Ketika akan memasukan baju ke dalam mesin cuci, perhatikanlah apakah di saku baju atau celana kita terdapat logam, kertas, jarum, dll. Karena seringkali benda itu lah masuk ke dalam mesin cuci bahkan ikut tercuci. Jika benda tersebut masuk dan tercuci, maka lama-kelamaan benda tersebut dapat bersifat merusak. Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika sahabat Harum membiasakan untuk memeriksa terlebih dahulu pakaian yang akan dimasukan ke dalam mesin cuci, sebelum akhirnya dicuci.

7. Pakaian yang akan dicuci langsung dimasukkan secara asal-asalan

Jangan pernah memasukan pakaian kotor begitu saja ke dalam mesin cuci. Ketika saat pakaian tersebut terbelit atau terlipat, usahakan sahabat Harum merapikannya terlebih dahulu hingga pakaian dalam keadaan terbuka. Selain bisa membuat pencucian tidak maksimal, kondisi pakaian yang terlipat juga akan mengganggu kinerja mesin cuci itu sendiri.

8. Mencampurkan berbagai jenis material pakaian dalam satu proses pencucian

Sahabat Harum, jangan sering mencampurkan semua jenis bahan sekaligus dalam satu kali pencucian. Misalnya dalam mencuci jeans harus dibedakan dengan bahan lain yang lembut. Karena hal ini dapat merusak bahan yang dicuci dan juga dapat merusak mesin cuci.

9. Malas untuk merawat mesin cuci

Sama seperti hewan peliharaan, mesin cuci juga perlu untuk dirawat lho, sahabat Harum. Apabila selesai menggunakan mesin cuci, sebaiknya Anda tidak lupa untuk membersihkannya. Cek saluran pembuangan dan bersihkan juga filternya seperti yang sudah dijelaskan di atas. Jika tidak, hal tersebut akan menggangu kinerja mesin cuci. Sebab kotoran yang tersumbat, akan memaksa mesin untuk bekerja lebih ekstra. Menumpuknya kotoran juga bisa menimbulkan penyakit lantaran dapat memancing bakteri serta kuman.

10. Lupa untuk mematikan stop kontak dan arus air (kran air)

Ini dia yang seringkali kita lupakan. Jika hal ini sudah terjadi, maka kita akan rugi secara material berupa arus daya listrik dan air tetap mengalir. Akibatnya akan terjadi pemborosan/pembuangan yang sia-sia walaupun tidak terpakai.

Kesimpulannya, jangan sampai hal kecil seperti ini kita lakukan lagi ya. Karena kebiasaan-kebiasaan di atas jika terus menerus terjadi, kita akan menjadi pribadi yang boros dan tak memiliki kepeduliaan dengan sekitar. Jika kita lebih hati hati lagi, secara tidak langsung kita juga sudah mendukung program pemerintah dalam langkah penghematan listrik dan air.

Nah, sekarang sudah jelas kan.?
Semoga bermanfaat!

Hindari Kesalahan-Kesalahan Berikut Saat Anda Mencuci Pakaian

Hindari Kesalahan-Kesalahan Berikut Saat Anda Mencuci Pakaian

Dalam kehidupan sehari-hari pastinya kita tidak pernah lepas dari kegiatan mencuci pakaian yang rutin kita lakukan. Di zaman modern seperti ini memang kita bisa saja mengandalkan jasa laundry yang ada di sekitar kita ataupun dengan bantuan orang lain untuk memperoleh pakaian rapi dan bersih.

Jika Anda merupakan orang yang suka mencuci sendiri tentunya tidak akan luput dari kesalahan-kesalahan sederhana hingga kesalahan fatal saat mencuci yang bisa menyebabkan hasil cucian Anda tidak sempurna. Umumnya kita menganggap remeh suatu kesalahan yang sebetulnya akan berpengaruh baik pada cucian kita jika hal itu bisa dihindari. Maka dari itu harumlaundry.com akan memaparkan beberapa kesalahan yang sering terjadi saat mencuci pakaian sebagai berikut :

1. Menggosok noda dengan keras

Banyak dari kita beranggapan bahwa menggosok baju kuat-kuat bisa membersihkan noda, akan tetapi sebenarnya tidak. Hal ini malah membuat noda semakin membandel dan dapat merusak kain. Oleh sebab itu, gosoklah secara lembut dan metodis (dengan cara yang benar/teratur). Bersihkan noda sesegera mungkin. Semakin lama Anda menunda mencuci, maka akan semakin sulit noda tersebut untuk hilang. Bubuhkan deterjen pada luar kain untuk menjaga serat kain.

2. Terlalu banyak deterjen

Busa yang berlebih dapat menahan kotoran tertarik kembali kedalam pakaian dan terjebak pada daerah-daerah yang tidak terbilas bersih seperti di bawah kerah. Solusinya yakni gunakan hanya setengah dari jumlah deterjen yang biasa Anda gunakan, kemudian tingkatkan jumlahnya secara bertahap jika pakaian Anda tidak bersih seperti yang  diinginkan. Kecuali jika memiliki air keras, Anda membutuhkan lebih banyak sabun dari yang Anda biasa gunakan. Periksa rekomendasi untuk air keras pada kemasan di balik botol deterjen.

3. Mengisi mesin cuci dengan cara yang salah

Saat Anda mencuci pakaian dengan mesin cuci dengan pintu bukaan di atas, mungkin terbiasa mengisi air terlebih dahulu, kemudian sabun, baru pakaian. Cara ini ternyata salah. Cara tersebut memang dimaksudkan untuk mencegah residu pada kain dan mesin. Meski begitu, deterjen modern bebas fosfat dan tidak berbahaya bagi pakaian. Selama Anda tidak menggunakan pemutih, jangan tambahkan pakaian setelah air. Sebaliknya, masukkan pakaian terlebih dahulu, kemudian air, dan terakhir deterjen.

4. Mencuci pakaian berlabel “Dry-clean”

Sebenarnya, sebagian besar pakaian yang berlabel “dry-clean” dapat dicuci dengan tangan dan dikeringkan. Termasuk pakaian yang berserat alami, sepeti linen dan sutera. Tes pertama yang bisa dilakukan adalah tes warna, yaitu dengan cara membasahi kapas dengan deterjen ringan dan oleskan pada jahitan tersembunyi untuk melihat apakah warnanya akan luntur. Jika tidak, Anda bisa melanjutkan mencuci pakaian dalam air sabun dengan menggosoknya sekali atau dua kali, lalu bilaslah. Segera gulung dengan handuk untuk mengekstrak kembali kelembabannya. Anda tetap harus melakukan “dry-clean” pada beberapa jenis pakaian tertentu seperti kulit, suede, sutera, pakaian dengan banyak ornamen, dan potongan-potongan terstruktur lainnya.

5. Tidak menutup resleting

Resleting terdiri dari susunan gigi logam yang berfungsi untuk menutup bagian depan celana. Saat mencuci pakaian khususnya celana, alangkah baiknya resleting harus ditutup/dirapatkan. Karena jika dibiarkan terbuka gigi logam pada resleting dapat merobek pakaian halus atau pakaian dengan bahan tenun yang sedang dicuci berbarengan.

6. Mencuci pakaian yang terkancing

Ketika dicuci, kancing pakaian akan mengalami tekanan. Hal ini memungkinkan kancing akan terlepas. Maka dari itu sangat dianjurkan untuk melepas kancing sebelum meletakkan pakaian di dalam mesin cuci.

7. Menggunakan pemutih secara berlebihan

Pikirlah dua kali sebelum Anda menggunakan pemutih saat akan mencuci. Mungkin saja tidak terlalu membutuhkannya saat membersihkan noda-noda seperti darah, keringat, dll. Pilihan terbaiknya untuk menghindari pemakaian pemutih adalah campur kaus kaki yang bernoda atau celana di dalam panci besar dengan irisan lemon. Didihkan selama beberapa menit. Irisan Lemon tersebut dapat menghilangkan bau tak sedap dan membunuh bakteri yang menempel.

8. Tidak mengatur posisi mesin cuci

Jika mesin cuci Anda diletakkan langsung di atas lantai, getaran dari mesin cuci bisa merusak lantai Anda. Lebih baik tempatkan bantalan di bawah kaki mesin cuci untuk mengurangi kerusakan akibat getaran mesin cuci tersebut.

9. Mengabaikan kerutan pakaian setelah dicuci

Mesin cuci modern saat ini seringkali memungkinkan pakaian dapat dikeringkan secara langsung menggunakan pengering yang ada di mesin tersebut. Meski begitu, untuk beberapa jenis pakaian yang berkerut, harus dibiarkan beberapa saat. Jika tidak mereka akan sulit licin kembali. Sebaiknya, kebas-kebas pakaian setelah mencuci agar kerutan tidak semakin dalam.

10. Tidak membersihkan pengering

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin no.9, mesin cuci modern sebagian besar sudah terdapat pengering. Jadi Anda bisa langsung mengeringkan pakaian secara langsung dan efektif. Namun ternyata, ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan pengering. Meskipun Anda mengosongkan filter mesin cuci setelah digunakan, penumpukan serat dapat menyumbat saluran dari waktu ke waktu dan mengakibatkan bahaya kebakaran. Sebuah tanda pasti bahwa pengering Anda tersumbat adalah dibutuhkan lebih dari satu jam untuk mengeringkan beberapa pakaian. Sekali setahun, lepaskan selang dari belakang mesin dan gosok filter serat sekali setahun dengan sikat gigi kecil dan sedikit deterjen.

Jadi, itulah ulasan lengkap kesalahan-kesalahan saat mencuci pakaian yang mungkin pernah bahkan sering kita alami. Dengan adanya artikel ini semoga bisa bermanfaat bagi semua.

Salam sahabat Harum!

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mencuci Baju Si Buah Hati

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mencuci Baju Si Buah Hati

Selamat siang sahabat Harum, kali ini Harum mau berbagi info nih..
Ternyata mencuci baju si kecil merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah. Beberapa bahan pakaian mungkin akan rusak apabila dicuci menggunakan mesin cuci terus menerus.

Oleh karena itu, sahabat Harum juga perlu belajar mencuci baju si kecil dengan tangan, agar hasilnya lebih maksimal tanpa merusak bahan. Bagaimana kalau baju si kecil terkena noda atau mulai terlihat kusam?
Nah, ini ada 6 hal yang harus diperhatikan saat mencuci baju si Buah Hati. Apa itu?

1. Siapkan kadar dan suhu air yang sesuai

Mencuci baju baik dengan tangan ataupun mesin cuci, sahabat Harum harus memperhatikan kadar dan suhu air cucian. Isilah mesin cuci atau ember cucian yang Anda gunakan dengan suhu yang sesuai dengan petunjuk perawatan baju yang tertera di label bagian kerah. Jika sahabat mencuci beberapa baju sekaligus, pilihlah suhu air terendah.

Kain berbahan sutra, wol, atau hasil tenun, bordir, dan hiasan payet, akan lebih baik jika dicuci secara manual (dengan tangan) dibandingkan menggunakan mesin cuci otomatis. Selain itu, gunakanlah sarung tangan karet agar tangan sahabat tetap halus dan terhindar dari iritasi.

2. Gunakan deterjen terbaik

Sahabat Harum, saat mencuci baju si buah hati, sangatlah penting untuk memilih deterjen yang tepat. Mengapa? Karena kulit si kecil masih sangat sensitif terhadap paparan bahan kimia yang asing bagi tubuhnya.

Untuk beberapa jenis mesin cuci, sahabat bisa memakai deterjen cair khusus untuk si buah hati yang lebih mudah larut dan tidak meninggalkan residu pada pakaian. Namun, ada juga beberapa mesin cuci tertentu yang harus menggunakan deterjen bubuk untuk menjaga warna pakaian dan anti-bakteri.

Jika sahabat ingin mencuci dengan tangan, Anda bisa memilih deterjen yang lembut di tangan. Kini juga tersedia deterjen ukuran compact (kemasan) yang memudahkan sahabat Harum jika ingin mencuci baju si kecil ketika sedang traveling.

3. Rendam baju

Setelah memasukkan deterjen, silakan mengambil tumpukan pakaian kotor lalu rendamlah di dalam air. Pastikan bahwa kadar air cukup untuk merendam semua pakaian, sehingga proses pencucian bisa berjalan sempurna.

Untuk baju si buah hati yang terkena noda, sahabat Harum harus merendamnya terlebih dahulu selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa sebagian noda sudah terangkat sehingga Anda pun tidak perlu terlalu lama menguceknya.

4. Kucek baju atau gunakan sikat cucian

Untuk mencuci baju dan menghilangkan noda membandel pada baju bayi Anda, sahabat Harum harus mengucek pakaian dengan lembut. Hindari mengucek terlalu keras karena bisa membuat serat pakaian menjadi melar. Bagian-bagian yang perlu diperhatikan adalah bagian ketiak atau kerah, karena di situlah si kecil sering berkeringat dan meninggalkan noda.

Selain itu, sahabat juga bisa menggunakan sikat cuci dengan bulu halus namun kuat, sehingga kotoran membandel pun bisa terangkat dengan baik.

5. Berikan pewangi dan pelembut pakaian

Setelah membersihkan noda membandel dari pakaian, kini sahabat Harum perlu memberikan pewangi dan pelembut cair agar pakaian si buah hati tetap terasa halus dan segar, meskipun setelah berhari-hari dicuci.

Pewangi dan pelembut ini juga berfungsi untuk memudahkan sahabat ketika menyetrika pakaian si buah hati nanti. Selain menjaga kualitas serat pakaian, pewangi juga bisa memberikan kenyamanan di tubuh mungil Buah Hati Anda.

6. Keringkan dan jemur baju

Setelah semuanya selesai, sahabat Harum bisa membilas pakaian si buah hati, kemudian mengeringkannya dengan mesin cuci atau memerasnya agar pakaian tidak terlalu basah. Setelah itu, baju bayi Anda pun siap dijemur!

Pastikan bahwa sahabat Harum menjemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung, agar pakaian bisa kering sepenuhnya dan tidak lembab. Kemudian, sahabat pisahkan pakaian berbahan elastis, seperti rajutan. Ini bertujuan agar tidak digantung dengan hanger tapi dijajarkan di bidang datar yang bersih. Ini untuk memastikan supaya baju si buah hati tidak berubah bentuk.

 

Bagaimana? Sudah puas, bukan?
Itulah 6 hal yang harus sahabat Harum perhatikan saat mencuci baju si buah hati. Kenyamanan untuk si kecil memang harus menjadi prioritas utama kita sebagai orang tua ketika mencuci baju buah hati kita. Jangan sampai sahabat menggunakan bahan-bahan deterjen yang mengandung kimia berbahaya dan tidak aman untuk kulit sensitifnya.

Terima kasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat!

+6285-200-300-319

Telp. (0335) 429 150

Copyright ©2019 | Harum Laundry Probolinggo